VIVAnews - Ketua Dewan Direksi Yahoo Inc., Roy
Bostock, dan tiga direktur lain memutuskan mundur dari posisi mereka.
Perkembangan ini muncul saat Yahoo memulai perombakan manajemen dan
strategi korporat - termasuk perundingan soal rencana penjualan saham
Yahoo di Alibaba Group dan Yahoo Japan.
Menurut kantor berita Reuters,
pengunduran diri mereka diutarakan Bostock secara tertulis kepada para
pemegang saham Yahoo pada Selasa waktu AS. Bostock bersama tiga direktur
lain, yaitu Vyomesh Joshi, Gary Wilson, dan Arthur Kern, juga
memastikan tidak akan lagi ikut dalam pemilihan dewan direksi baru pada
pertemuan tahunan pemegang saham.
Menyikapi perkembangan itu,
Yahoo telah menunjuk Alfred Amoroso dan Maynard Webb sebagai direktur
independen. Amoroso adalah mantan Ketua Eksekutif Korporat Rovi Corp.
dan Webb pernah menjadi Ketua Operasional Korporat eBay.
Menjadi
salah satu pionir bisnis layanan jasa informasi di Internet, Yahoo
tengah mengalami tekanan dari para investor untuk kembali bangkit. Dalam
beberapa tahun terakhir pendapatan dan kinerja bisnis Yahoo terus
menurun sehingga beberapa kali mereka mengganti CEO.
Pimpinan
Yahoo pun dianggap telah salah menerapkan strategi korporat. Para
pemegang saham diketahui menuding Bostock - bersama dengan salah seorang
pendiri dan mantan CEO Yahoo yang sudah keluar dari Dewan Direksi,
Jerry Yang - sebagai pihak yang bertanggungjawab dalam menyia-nyiakan
tawaran akuisisi dari Microsoft pada 2008.
Pimpinan Yahoo juga
dikritik tidak mampu membuat perencanaan yang matang soal investasi
korporat di laman Alibaba dan aset-aset berharga mereka lain di Asia.
Para investor berharap Yahoo akan menjual atau memisahkan aset-aset
mereka di Asia.
Bostock sementara ini tetap menjadi Ketua
Dewan Direksi hingga Yahoo menggelar pertemuan tahunan, yang akan
berlangsung beberapa bulan mendatang. Dalam pertemuan itu, dewan direksi
yang baru akan memilih pengganti Bostock. (sj)
• VIVAnews
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar